PENGGUNAAN PARTOGRAF DALAM PEMANTAUAN PERSALINAN (MAKALAH KEBIDANAN)

Posted by TUGAS KULIAH on Monday, January 2, 2017

Pengertian Partograf
Partograf adalah alat untuk mencapai informasi yang didasarkan pada observasi/riwayat dan pemeriksaan fisik ibu dalam proses persalinan serta merupakan alat utama dalam mengambil keputusan klinik, khususnya pada persalinan kala I. (Depkes RI, 2007)





Tujuan
1.    Mencatat hasil observasi dan kemajuan persalinan dengan memeriksa pembukaan serviks berdasarkan pemeriksaan dalam.
2.    Mendeteksi apakah proses persalinan berjalan secara normal dan dengan demikian juga dapat mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya partus lama. Hal ini merupakan bagian penting dari proses pengambilan keputusan klinik pada persalinan kala I.
3.    Dokumentasi proses persalinan dan kelahiran dari kala I, II, III, IV dan bayi baru lahir.
Melaksanakan aspek pencatatan (dokumentasi) dari lima benang merah dalam asuhan persalinan normal.

Pengamatan Yang Dicatat Di Partograf
Adapun pengamatan yang dicatat pada fartograf dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
1.    Kemajuan Persalinan
Pada bagian ini yang diperhatikan adalah pada bagian serviks, penurunan bagian terdepan pada persalinan dalam hal ini kepala serta HIS.

2.    Keadaan Janin
Bagian kedua merupakan hal yang diperhatikan pada janin  seperti Frekuensi denyut jantung. Warna, jumlah dan lamanya ketuban pecah serta moulage kepala janin.

3.    Keadaan Ibu
Pada bagian ketiga ini, yang diperhatikan adalah ibu dimana hal-hal yang dicatat adalah nadi, TD, suhu dan urine (volume kadar protein dan aseton), serta obat- obatan dan cairan IV yang diberikan.

4.    Pemberian Oksitosin
Petugas harus mencatat kondisi ibu dan janin  sebagai berikut :
·          Denyut jantung janin, catat setiap jam
·          Air ketuban, catat warna air ketuban setiap melakukan pemeriksaan vagina. Dimana U (selaput utuh), J (selaput pecah, air ketuban jernih), M (Air ketuban bercampur mekonium), D (Air ketuban bernoda darah), dan K (Tidak ada cairan ketuban atau kering)
·          Perubahan bentuk kepala janin ( molding atau molase). Dalam hal ini diberikan kode angka yang terjadi pada sutura (pertemuan dua tulang tengkorak), yaitu : 0 (Sutura terpisah), 1 (Sutura yang tepat atau bersesuaian), 3 (Sutura tumpang tindih dan tidak dapat diperbaiki)
·          Pembukaan mulut rahim (serviks). Dinilai setiap 4 jam dan diberi tanda silang (X)
·          Penurunan : Mengacu pada bagian kepala (dibagi 5 bagian) yang teraba (pada pemeriksaan abdomen atau luar) di atas simpisis pubis; catat dengan tanda lingkar (O) pada setiap pemeriksaan dalam. Pada posisi 0/5, sinsiput (5) atau paruh atas kepala berada di simfisis pubis.
·          Waktu : Menyatakan berapa jam waktu yang telah dijalani sesudah pasien diterima.
·          Jam : Catat jam sesungguhnya.
·          Kontraksi : Catat setiap setengah jam; lakukan palpasi untuk menghitung banyaknya kontraksi dalam hitungan detik, misalnya kurang dari 20 detik, antara 20-40 detik, dan lebih dari 40 detik
·          Oksitosin : Jika memakai oksitosin, catatlah banyaknya oksitosin  pervolume cairan infuse dan dalam tetesan permenit.
·          Obat yang diberikan  : Catat semua obat lain yang diberikan.
·          Tekanan darah : Catatlah setiap 30-60 menit dan tandai dengan anak panah.
·          Suhu badan : Catatlah setiap dua jam.
·          Protein, Aseton dan volume urine : Catatlah setiap kali ibu berkemih. (Asuhan Persalinan Normal, 2004)

Jika temuan – temuan melintas ke arah garis waspada, petugas kesehatan harus melakukan penilaian terhadap kondisi ibu dan janin dan segera mencari rujukan yang tepat. (Asuhan Persalinan normal, 2004)

Dengan menggunakan partograf semua hasil observasi dicatat pada lembar partograf dari waktu ke waktu dengan demikian proses pengambilan keputusan klinik juga harus dilakukan setelah seluruh data dikumpulkan pada setiap waktu. Ini akan membantu bidan untuk memantau proses persalinan, mendeteksi obnormalitas dan melakukan intervensi yang diperlukan segera untuk menyelamatkan ibu dan janin. Keseluruhan proses pengambilan keputusan klinik ini  (Pengumpulan  data ® diagnosis ® penatalaksanaan ® evaluasi) harus dilaksanakan setiap waktu selama proses pemantauan dengan partograf. (Depkes RI, 2007)


= Baca Juga =



Blog, Updated at: 9:30 AM

0 comments:

Post a Comment

---------------------------------

---------------------------------

DAFTAR ISI POSTING -TUGAS KULIAH

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA ALIRAN-ALIRAN DALAM PENDIDIKAN ALIRAN-ALIRAN PENDIDIKAN Aplikasi Teori Belajar Behavioristik Dalam Pembelajaran ARTIS PALING POPULER DI INDONESIA VERSI GOOGLE TRENDS TAHUN 2015 ASPEK NEUROLOGI BAHASA BANTUAN PENINGKATAN KUALIFIKASI AKADEMIK S2 BAGI GURU P2016 CARA MENGHAPUS PASSWORD ATAU PROTEKSI EXCEL WORD DAN PDF CEK SKTP GURU DASAR DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR-DASAR KEPENDIDIKAN EVALUASI PEMBELAJARAN Hakekat Belajar Dan Pembelajaran HAKIKAT PEMBELAJARAN BEHAVIORISTIK DAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA IMPLEMENTASI PENILAIAN SIKAP DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA INILAH KATA KUNCI PENELUSURAN YANG PALING POPULER VERSI GOOGLE TRENDS INOVASI PENDIDIKAN (RESUME BUKU “INOVASI PENDIDIKAN” KARYA UDIN SYAEFUDIN BAGIAN PERTAMA) INTEGRASI PEDAGOGIK DENGAN TIK ISU DAN WACANA MUTAKHIR KUALITAS PENDIDIKAN INDONESIA JENIS MAKNA JENIS MAKNA MEDAN MAKNA DAN KOMPONEN MAKNA Kemampuan Berpikir KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH KETERAMPILAN MENULIS KONSEP TOLAK UKUR PARAMETER PENGUKURAN DAN PENILAIAN LANDASAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM MAKALAH FILSAFAT ILMU MAKALAH KAWASAN PEMANFAATAN DALAM TEKNOLOGI PEMBELAJARAN MAKALAH KAWASAN PENGELOLAAN DALAM TEKNOLOGI PEMBELAJARAN MAKALAH KAWASAN PENGEMBANGAN DALAM TEKNOLOGI PEMBELAJARAN MAKALAH KAWASAN PENILAIAN (TEKNOLOGI PEMBELAJARAN) MAKALAH PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA MAKALAH PENELITIAN SASTRA MAKALAH PSIKOLOGI KOGNITIVE DAN PEMBENTUKAN PENGETAHUAN MAKALAH PSIKOLOGI KOMUNIKASI MAKALAH SUMBER-SUMBER YANG MEMPENGARUHI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN MAKALAH TENTANG INSTRUMEN PENELITIAN MAKALAH: KARYA SASTRA DALAM KAJIAN FILSAFAT ILMU MEDAN MAKNA DAN KOMPONEN MAKNA MENDIKBUD TAHU SIAPA PENYEBAR ISU KURIKULUM 2006 AKAN DIBERLAKUKAN KEMBALI TAHUN 2016 MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) KE DALAM PROSES PEMBELAJARAN MERANCANG ATAU MENDESAIN STUDI KASUS META ANALISIS PENELITIAN BAHASA DAN SASTRA DAN CONTOH PENERAPANNYA METODE DISKUSI METODE RESITASI MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK MOTIVASI DAN KREATIVITAS SISWA NASIONALISME SEBAGAI SALAH SATU LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM DI INDONESIA PEDOMAN PENYUSUNAN DAN PERHITUNGAN ANGKA KREDIT DOSEN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) PENDAFATARAN MAHASISWA BARU PASCASARJANA UNTIRTA TAHUN 2016 GELOMBANG 1 PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PASCASARJANA UNJ JAKARTA TAHUN 2016 PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PROGRAM PASCASARJANA UGM TAHUN 2016 PENELITIAN PENGEMBANGAN DEVELOPMENT RESEARCH PENERAPAN PRINSIP BELAJAR AKAN LEBIH CEPAT BILA SISWA MEMPEROLEH UMPAN BALIK PENERAPAN PRINSIP DENGAN PERSIAPAN YANG BAIK SISWA DAPAT MENGORGANISASIKAN KEGIATAN BELAJARNYA SENDIRI PENERAPAN PRINSIP PERKEMBANGAN DAN KECEPATAN SISWA DALAM BELAJAR SANGAT BERVARIASI PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN (MAKALAH) PENGERTIAN JENIS DAN TUJUAN STUDI KASUS (MAKALAH) PENGERTIAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PENGERTIAN DAN JENIS MOTIVASI BELAJAR SISWA Pengertian Evaluasi Penilaian dan Pengukuran PENGERTIAN KURIKULUM PENGERTIAN MODEL DAN RUANG LINGKUP PSIKOLOGI KOGNITIF (MAKALAH) PENGUMPULAN DATA DAN ANALISIS DATA DALAM STUDI KASUS (MAKALAH) PENILAIAN PRODUK (PRODUCT ASSESSMENT) PERANAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN PERBEDAAN PENDEKATAN MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM (MAKALAH) PERMASALAHAN YANG DIHADAPI TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SERTA PEMECAHANNYA PRESTASI BELAJAR SISWA PRINSIP PRINSIP PEMBELAJARAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT SUMBER BELAJAR (PSB) PROSES PENGEMBANGAN TES BAHASA DAN SASTRA (MAKALAH) RELIABILITAS INSTRUMEN RINGKASAN KULIAH FILSAFAT ILMU SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLINGUISTIK SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA DIMENSI STRATEGIS STRATEGI PENGEMBANGAN TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Sumber-Sumber Pengetahuan Tentang Belajar SUPERVISI AKADEMIK TEORI BELAJAR ATAU TOERI PENDIDIKAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK BERDASARKAN PANDANGAN TOKOH-TOKOH BEHAVIORISTIK Teori Belajar Dan Pembelajaran TUTORIAL MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN POWERPOINT CARA MEMBUAT SKORING KUIS PADA POWERPOINT
CB